Kamis, 05 November 2009

PEMBUATAN KOLOID

Ukuran partikel koloid terletak antara ukuran partikel larutan sejati dan ukuran partikel suspensi kasar. Oleh sebab itu untuk membuat suatu sistem koloid dapat ditempuh dengan dua cara, yaitu dengan mengubah partikel larutan sejati menjadi partikel koloid yang disebut cara kondensasi, dan dengan cara mengubah partikel suspensi kasar menjadi partikel koloid yang disebut cara dispersi.
a. Cara Kondensasi
1. Cara kimia
Pada cara ini, partikel koloid dibentuk melalui reaksi kimia, seperti:
- reaksi hidrolisis, yaitu reksi (penguraian) dengan air. Contoh sol Fe(OH)3
- reaksi reduksi-oksidasi, yaitu reaksi yang melibatkan perubahan bilangan oksidasi. Contoh sol emas dan sol belerang.
- reaksi substitusi, yaitu reksi penggantian ion. Contoh sol As2S3
2. Cara Fisika
Kondensasi dengan cara fisika adalah dengan jalan menurunkan kelarutan dari zat terlarut. Cara yang umum ditempuh ialah dengan jalan pendinginan atau mengubah pelarut. Sebagai contoh dalam pembuatan sol belerang, dapat dibuat dengan melarutkan belerang ke dalam air panas, kemudian didinginkan.
b. Cara Dispersi
1. Cara mekanik
Pada cara ini, partikel kasar diubah menjadi partikel koloid dengan cara digerus,ditumbuk atau digiling dengan mesin penggiling koloid (colloid mill). Hasil penggilingan kemudian didispersikan dalam cairan sehingga terbentuk sistem koloid. Contoh dalam pembuatan semen, pigmen, cat, tepung, sol belerang, dll
2. Cara peptisasi
Pada cara ini, partikel koloid dibuat dengan cara penambahan ion sejenis ke dalam suatu endapan, sehingga memecahkan gumpalan endapan menjadi partikel koloid. Contoh, sol AgCl dibuat dengan penambahan larutan HCl atau NaCl ke dalam endapan AgCl.
3. Cara Busur Bredig
Cara ini disebut juga dispersi elektrolitik. Cara ini diperkenalkan oleh Bredig pada tahun 1898. Cara ini umumnya digunakan untuk membuat sol logam. Caranya, logam yang akan dibuat ditempatkan sebagai elektrode yang dihubungkan dengan arus listrik bertegangan tinggi. Kemudian celupkan logam ini ke dalam larutan elektrolit. Suhu tinggi yang terjadi pada saat arus listrik dialirkan akan menguapkan logam. Uap logam kemudian akan terkondensasi dalam larutan membentuk partikel koloid.

LATIHAN
Jawablah soal-soal dibawah ini !
1. Jelaskan prinsip kerja pembuatan koloid dengan cara kondensasi dan dispersi.
2. Sebutkan beberapa cara pembuatan koloid secara kondensasi dan dispersi.
3. Berikan contoh pembuatan koloid melalui : reaksi hidrolisis reaksi redoks dan peptisasi.
4. Melalui cara apakah koloid sol emas berikut ini dibuat ?
5. Jelaskan prinsip kerja pembuatan koloid cara busur Bredig !

1 komentar: